New York

Cooking With The Chef

VCD Tutorial Memasak

VCD Tutorial Tata Boga dan Patiseri

Jl.Raya Jemursari 244, Surabaya.

Kursus di Surabaya

Sekolah Perhotelan & Akademi Tataboga.



Program Pendidikan Kuliner D1, D2 & D3

Jln. Raya Jemursari 234 & 244 Surabaya.

Telp: 031 8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.

Kampus Baru:

Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.




Kursus Kue & Masakan @ Tristar



Info: Flexi: 031-83109709. Esia: 031 91938824.




Kursus Juggling & Flair Bartending - Bartender.



Info: Telp: 031 8433224-25.

Flexi: 031-81639991-92.




Fruit Carving @ Tristar Culinary Institute.



Sekolah Kuliner Pencetak Chef.

Sistem Studi: Praktek Setiap Hari.






SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER

Program Pendidikan Kuliner

Diploma 1, D2, dan D3.

Sistem Studi : Praktek Setiap Hari.

Jurusan :

1. Patiseri (Baking & Pastry).

2. Tata Boga (Kuliner).

Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.



Jln. Raya Jemursari no. 234. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-70114130.

HP: 0817321024.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id

*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Kalender Akademik


Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Kegiatan Perkuliahan

Galeri Foto Tristar Culinary Institute

Pages

Rabu, 22 Desember 2010

EKTRAKULIKULER KULINER (MIMI SCHOOL)


NIKMATNYA KEPITING SINGAPORE BUATAN PELAJAR SMA MIMI SURABAYA DALAM KEGIATAN EKSTRAKULIKULER KULINER

     Sebagai lembaga pendidikan kuliner, sepak terjang Tristar Culinary Institute memang tak perlu lagi diragukan. Karena Tristar Culinary Institute sangat kompeten di bidangnya. Hal ini terlihat dengan dipercayanya Tristar Culinary Institute sebagai narasumber ataupun pengajar dalam berbagai kesempatan ataupun sebuah acara kuliner. Seperti yang terlihat pada kesempatan kali ini, Tristar Culinary Institute dipercaya sebagai pengajar ekstrakulikuler kuliner di SMA MIMI yang beralamatkan di Jl.H.R Muhammad No,104 Surabaya. Adapun kegiatan ektrakulikuler kuliner ini diadakan setiap satu minggu sekali dengan diikuti oleh pelajar dari kelas 10 hingga kelas 12. Pemilihan Tristar Culinary Institute yang sudah 2 tahun terakhir ini dipercaya untuk mengajar kegiatan “ekskul” kuliner ini tak lepas karena Tristar Culinary Institute merupakan sebuah lembaga pendidikan kuliner yang menjadi “leader” di bidangnya. Kegiatan ekskul kuliner yang diadakan pada hari Rabu (10/11) ini berlangsung selama 1,5 jam dan dimulai pada pukul 14.00 WIB. Adapun pelajar yang mengikuti jalannya ekskul kuliner kali ini terdiri dari 18 orang yang terbagi dalam 4 kelompok. Dalam kegiatan ekskul kali ini para pelajar diajarkan cara pembuatan Kepiting Singapore dengan Kamto selaku pengajar dari Tristar Culinary Institute.

                                                                                                                            
      Kegiatan ekstrakulikuler kuliner ini sendiri bertujuan agar para pelajar nantinya mempunyai bekal ketrampilan lainnya diluar mata pelajaran yang diberikan sekolah. Hal inilah yang pada kesempatan kali ini disampaikan oleh Wanda selaku Kepala SMA MIMI yang sekaligus sebagai pendamping untuk ekstrakulikuler kuliner. “Selain untuk menambah ketrampilan dan pengetahuan dalam bidang kuliner, dengan adanya kegiatan ektrakulikuler kuliner dari Tristar Culinary Institute ini diharapkan dapat memberikan bekal untuk menjadi pengusaha kuliner kelak” ujar Wanda. 

Bu.Wanda dan Para Murid
     Sebelum praktik pembuatan Kepiting Singapore dimulai, para pelajar terlebih dahulu ditugaskan untuk mempersiapkan semua bahan-bahannya terlebih dahulu. Sebagai pengajar, Kamto selalu mendampingi para pelajar mulai dari persiapan hingga pengolahannya. Kamto pun memberikan penjelasannya seputar cara memotong dan membersihkan kepiting. Setelah semua bahan siap maka para pelajar pun mulai mengolah kepitingnya. Terlebih dahulu para pelajar menumis bumbu-bumbunya hingga harum, kemudian satu per satu bahan dimasukkan. Dan yang terakhir, putih telur pun dimasukkan dan diaduk hingga berbentuk serabut-serabut. Tak lama setelah kemudian Kepiting Singapore pun selesai diolah dan siap untuk dinikmati. Tanpa ragu-ragu pun para pelajar langsung menyantap Kepiting Singapore bersama-sama. 


     Metode pembelajaran yang diberikan oleh Tristar Culinary Institute memang sangat tepat, karena para pelajar diajarkan dengan metode Hands On atau praktik secara langsung. Sehingga para pelajar tidak hanya mendengarkan penjelasan pengajar saja. Dengan metode praktik secara langsung ini diharapkan para pelajar semakin cepat terampil dalam mengolah aneka makanan. Sebagai Kepala SMA MIMI sekaligus pendamping ekstrakulikuler, Wanda juga menyampaikan kesan baik atas metode pembelajaran dari Tristar Culinary Institute. Hal ini dikarenakan dengan praktik secara langsung memberikan respon yang positif bagi para pelajar. Para pelajar tak hanya semakin kreatif bahkan beberapa pelajar belajar membuka usaha dalam pembuatan kue untuk dijual. Para pelajar pun juga mengaku sangat senang bisa belajar kuliner dengan Tristar Culinary Institute sebagai pengajarnya dikarenakan penjelasannya yang lengkap serta materi yang bervariasi. Seorang pelajar kelas 12 IPS, Daniel yang mengaku hobby memasak ini juga ikut menyampaikan kesan-kesannya selama mengikuti ekskul kuliner. “Saya sangat senang bisa belajar seputar dunia kuliner, karena saya juga hobby memasak. Penjelasan yang lengkap serta praktik secara langsung ini membuat pengetahuan saya seputar dunia kulier semakin bertambah” ujar Daniel usai praktik berlangsung. /nv
 

KEPITING TELOR ASIN

Rabu, 15 Desember 2010

Ujian Praktek Akhir Triwulan ( Tanggal 10 Desember 2010 )

Untuk ujian praktek akhir triwulan pada tanggal 10/12/2010 kali ini TRISTAR CULINARY INSTITUTE mengadakan berbagai macam praktek dari mahasiswa culinary dan patiseri ujian praktek seperti halnya membuat makanan catering ,pastry dan berbagai macam masakan, kegiatan ini dilakukan dengan penuh semangat dari mahasiswa/siswi tristar hal itu dapat dilihat dari sibuknya tiap-tiap mahasiswa yang mempraktekkan berbagai aneka masakan yang masing  -  masing mereka buat. Pada kali ini mahasiswa Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 - Surabaya sangat antusias dengan adanya praktek ini untuk melatih kemahiran mereka dalam hal masak - memasak.

Perkuliahan yang dimulai dari pukul 08.00 WIB ini diawali dengan penjelasan teori untuk memulai ujian akhir triwulan. . Setelah teori diberikan, para mahasiswa mulai menuju dapur untuk praktik membuatberbagai macam jenis masakan. mahasiswa bisa selalu up to date terhadap perkembangan dunia culinary.Berbagai varisasi jenis masakan seperti : 


Dalam ujian ini, para mahasiswa dituntut untuk bisa membuat dan mengkreasikan berbagai jenis makanan dengan tema yang sudah ditentukan hingga menghasilkan sebuah produk yang layak jual di pasaran.

 Sebagai sebuah lembaga kuliner yang kompeten di bidangnya, Tristar Culinary Institute memang selalu memperhatikan kualitas pendidikan yang diberikan kepada para mahasiswanya.agar para mahasiswa nantinya mampu bersaing dalam industri makanan, setelah menyelesaikan pendidikannya di Tristar Culinary Institute.



  
     
    Berbagai macam makanan yang dipraktikan ini sangat cantik dan tertata rapi, sesuai dengan keahlian mereka masing - masing. Seakan berlomba untuk menyajikan masakan yang enak, berkualitas dan tampak cantik dilihat.

Dan tak ketinggalan juga dengan mahasiswa patseri yang tak kalah hebatnya dalam membuat kue. cantik  dan enak pastinya. Secara keseluruhan, ujian triwulan kali ini berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan produk kuliner yang layak jual. Hal ini menunjukkan keseriusan belajar dari para mahasiswa untuk mendalami perkuliahan. Sehingga diharapkan nantinya para mahasiswa mampu bersaing dengan pelaku kuliner lainnya setelah menyelesaikan pendidikannya.

Para mahasiswa  Patiseri pun mengaku sangat senang pada ujian akhir triwulan kali ini. Dengan harapan semua keahlian yang mereka dapatkan akan lebih berkembang untuk berkreatifitas dalam menciptakan berbagai macam kue, seperti :





Setelah proses pembuatan makanan yang diawali dari menimbang, mengaduk, menguleni, membentuk, memanggang ataupun mengukus, para mahasiswa sudah menata rapi  makanan pada alat hidang .



Berbagai produk kuliner yang sudah disajikan bervariasi dan menarik tampilannya. Sehingga untuk dapat memicu kreatifitas untuk menciptakan makanan yang berkualitas dan sudah terkenal dipasaran. 
Bagi Anda yang berminat untuk membuka usaha rumahan – Home Insdustry – UKM (Usaha Kecil Menengah), Toko Roti & Kue serta toko oleh-oleh, segera saja hubungi:

Selasa, 23 November 2010

TCI Bentuk Kopma Tristar

Hedy W. Saleh
 ADA perkembangan yang baru dari kegiatan belajar mengajar di Tristar Culinary Institute (TCI). Sepuluh ahasiswa D3 TCI hari ini sepakat membentuk koperasi mahasiswa (Kopma) ”TRISTAR” dengan ketua sdr. Rizky.Ikhwal terbentuknya Kopma “”TRISTAR” ini setelah mendapat persetujuan dari Direktur Utama TCI Juwono Saroso dan Ketua Program Studi TCI Hedy W. Saleh. Terobosan cerdas mahasiswa D3 TCI ini mendapat atensi dari pengelola TCI yang berupa kucuran dana segar Rp 500.000 sebagai modal awal koperasi.Dan yang lebih membanggakan lagi dari keberadaan kopma ini adalah datangnya pesanan tiga macam kue tart dari TCI untuk rektor dan civitas akademika Universitas Majapahit di Mojokerto. Kue tart itu akan diserahkan pada hari Minggu (21/11) bertepatan dengan acara pelatihan pembuatan energy alternative dari bahan baku singkong menjadi bioetanol.
Karena itu, Ketua Program Studi TCI sekaligus ketua Pembina Kopma ”TRISTAR” Hedy W. Saleh optimistis jika koperasi ini bisa tumbuh dan berkembang sebagai wahana pembekalan mahasiswa dalam praktik entrepreneurship. Sehingga, mereka kelak --bila lulus kuliah dan terjun di tengah-tengah masyakarat-- mampu  hidup mandiri dan berkarya nyata.
Ia berharap keberadaan kopma ini akan terus eksis mengingat koperasi ini tidak hanya melayani pemesanan kue, jual kue ke Hot Cafe, melainkan juga melayani jasa katering, menjajakan kue dengan mobil keliling serta mengelola kafe sendiri.
”Nah agar kopma ini berkembang, kami siap membekali pengurus dan anggota dengan ilmu manajerial. Dengan demikian, koperasi ini bisa dikelola secara profesional, menguntungkan dan berguna bagi anggotanya,” cetus Hedy. (aha)

Praktek Pembuatan Selai & Permen di Sekolah Patiseri Lanjutan Tristar Institute


Advanced Pastry Class
“Food Technology”


Belajar teknologi pangan (Food Technology), siapa takut? Ilmu pangan ini mempelajari sifat fisis, mikrobiologis, dan kimia dari bahan pangan dan proses yang mengolah bahan pangan tersebut. Aplikasinya beragam, diantaranya, pengawetan, pemrosesan, pengemasan, penyimpanan, distribusi, hingga penggunaan bahan pangan yang aman dan bernutrisi.

 
 

Kali ini mahasiswa pastry advance belajar teknologi pangan dengan membuat beragam makanan seperti marsmallow, soft candy (milk candy), jelly candy, pineapple jam, economical strawberry jam, stable jam, orange marmalade, choco spread dan peanut butter. Tak hanya itu, mereka juga diajak untuk mengaplikasikan dari beberapa produk teknologi pangan tersebut menjadi sajian yang menarik perhatian. 
 

 

Belajar teknologi pangan (Food Technology) ini cukup menarik, lho. Makin penasaran’kan bagaimana teknik membuat makanan seperti permen (candy), selai (jam) agar rasa dan aromanya jadi unik dan enak ? Bergabung dan rasakan kenyamanan belajar Program studi baru Advanced Pastry Class di Akademi Pariwisata Majapahit yang memberikan kemudahan bagi Anda dalam berkreatifitas di dunia pastry untuk menjadi pastry chef profesional. *Upi


Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050


Jumat, 19 November 2010

MUDAHNYA MENJADI JURAGAN BAKSO DENGAN ONE DAY TRAINING DAN WORKSHOP DI TRISTAR CULINARY INSTITUTE


Wirausaha dalam penjualan bakso memang seakan-akan tak pernah sepi akan peminatnya. Hal itu bisa dilihat dengan banyaknya penjual bakso yang bermunculan baik berupa depot ataupun pedagang kaki lima. Fenomena semacam ini memperlihatkan bahwa bakso terutama bakso sapi memang semakin diminati para konsumen. Tak hanya itu saja, bakso kini sudah banyak dijual dalam kemasan berupa frozen food. Dengan berbagai alasan tersebut, maka kali ini Tristar Culinary Institute yang menggandeng Yuyun Alamsyah selaku penulis dan praktisi pangan dari Jakarta mengadakan acara yang bertajuk “One Day Training dan Workshop Menjadi Juragan Bakso”. Acara training dan workshop ini bertempat di lantai 3 Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya. Training sekaligus workshop yang diadakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2010 ini dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB. 



Cara Membuat Bakso - Teknik Memproduksi Bakso:


BAHAN UTAMA

Daging Sapi.

Pilih daging sapi yang masih segar, bahkan yang masih berdarah. Daging sapi yang bebas urat dan sedikit lemak seperti daging lemusir dan gandik akan menghasilkan bakso yang terbaik mutunya. Bisa juga dipakai daging penutup, paha depan, atau daging iga. Untuk bakso urat, pilih daging sengkel. Makin segar makin baik, karena daging sapi yang segar akan meghasilkan bakso yang kualitasnya terjamin & pasti kenyal hasilnya.

Ikan.
Pilih jenis ikan yang berdaging putih seperti tenggiri, kakap, kerapu, belida, atau ikan gabus. Selain hasilnya tampak bersih (tidak gelap), tekstur baksonya pun lebih kenyal. Sebab ikan berdaging putih umumnya memiliki kandungan protein aktin dan myosin cukup tinggi yang membuat daging ikan lebih padat, kompak dan mudah dibentuk (tidak buyar). Bakso ikan yang bermutu baik berwarna putih, mengkilap dengan tekstur kenyal, halus dan tidak berserat.

Udang
Pilih udang yang segar, buang sungutnya yang panjang, kepala dan kulitnya, Remas -remas udang secara hati-hati dengan garam, lalu cuci bersih, baru cincang halus.

Ayam
Daging ayam tidak sekenyal daging sapi, tetapi kini banyak yang memanfaatkannya untuk bakso. Yang digunakan adalah daging ayam tanpa tulang. Pilih ayam yang sehat, segar dan tidak terlalu tua.

TEKNIK MEMBUAT BAKSO.

Membuat Adonan.

Untuk membuat adonan bakso, potong-potong kecil daging, kemudian cincang halus dengan menggunakan food processor atau blender, untuk sekala industri bisa memakai blender industri atau mesin cacah daging (big food cut up machine).

Apabila anda menggunakan daging yang masih fresh, meskipun tanpa pengenyal bakso, hasil nya akan kenyal, tetapi bila anda menggunakan daging beku atau daging yang kurang segar, anda bisa menambahkan sedikit pengenyal bakso - phosmix MP yang Food Grade (diperbolehkan dinas kesehatan) & dosis pemakaiannya sesuai dengan buku pedoman pemakaian Bahan Tambahan Pangan dari Dinas Kesehatan.

Untuk menghaluskan daging bakso dengan cepat menggunakan Blender Daging Industri. Dengan Mesin Blender Bakso, Adonan halus dalam hitungan menit. Blender industri bagian pinggirnya dilengkapi dengan tempat untuk menaruh es batu, sehingga adonan yang diblender temperaturnya tetap dingin, sehingga protein daging tidak rusak & hasil bakso bisa kenyal.

Uleni dengan es batu atau air es (10-15% berat daging) dan garam (dan bumbu lain) sampai menjadi adonan yang kalis dan plastis sehingga mudah dibentuk. Proses pencampuran ini dalam sekala industri bisa memakai Blender Daging untuk Industri ( dengan pendingin disamping) atau bisa juga menggunakan bowl cutter mixer (mesin cacah bakso yang seperti dipergunakan di pasar tradisional, tapi terbuat dari stainless, biasa juga disebut dengan mesin Big Food Cut Up Machine).

Sedikit-sedikit tambahkan tepung kanji agar adonan lebih mengikat. Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat daging, agar cita rasa daging tetap menonjol. Untuk sekala industri, sebagian dari tepung kanji yang digunakan bisa diganti dengan tepung modifikasi (modified starch ultrabond), hasil bakso akan lebih kompak & kenyal, meskipun memakai daging ayam atau ikan.

Anda bisa berkreasi dengan mencampur atau menambahkan bahan lain ke dalam adonan bakso untuk mendapatkan tekstur atau cita rasa yang lain. Misalnya, campur daging ayam dengan udang atau jamur cincang.Bahan lain yang bisa dipadu dengan daging, antara lain putih telur, tepung panir, biscuit keju atau biscuit asin lainnya, soun, tahu, daun bawang, bawang Bombay, dll. Agar cita rasa bahan utama tetap menonjol, tambahkan bahan lain sedikit saja.



Membentuk Adonan

Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, Anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok. Ambil adonan dengan sendok, lalu bentuk bulat dengan bantuan sendok satu lagi. Bagi mereka yang mahir bisa menggunakan tangan. Ambil segenggam adonan, remas dan tekan kearah ibu jari. Adonan yang keluar dari antara ibu jari dan telunjuk akan membentuk bulatan.

Agar adonan tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda. Adonan yang sudah dibentuk sebaiknya langsung direbus atau masukkan ke dalam air mendidih hingga matang. Tandanya : bola-bola bakso akan mengapung di permukaan air. Perebusan bakso biasanya berlangsung 10-15 menit. Setelah diangkat, tiriskan, dinginkan pada suhu ruang.
          Dalam acara training dan workshop ini, terlebih dahulu para peserta diberikan penjelasan materi yang meliputi bagaimana mengenal pasar bakso daging, mengenal additive dan tepung untuk bakso, manajemen praktis pembuatan bakso yang tepat, mengemas dan mengawetkan bakso, mengitung harga bakso dan analisa usaha serta diberikan beberapa pilihan resep bakso. Selain itu para peserta juga diberikan free talkshow yaitu konsultasi gratis dengan Yuyun selaku pembicara dalam acara ini. Untuk menjadi seorang juragan bakso, Yuyun memberikan langkah-langkah mudah untuk bisa diikuti. Adapun langkah-langkah tersebut antara lain bermimpi menjadi juragan atau pengusaha bakso, mengetahui pasar dan persaingan usaha bakso, menentukan jenis dan skala usaha sesuai dengan modal, menentukan segementasi, positioning dan diferensiasi, mempelajari teknik pembuatan bakso sesuai dengan yang diinginkan, membuat rencana usaha dan memulainya.
          Pada dasarnya peluang usaha bakso secara garis besar dibedakan menjadi 2 hal yaitu usaha bakso daging siap saji dari tingkat gerobak, counter hingga resto yaitu dengan menjual bakso kuah siap saji dan usaha bakso daging dalam bentuk kemasan dan curah yang digunakan untuk kebutuhan pasar non siap saji. Dengan peluang tersebut maka menjadikan bakso memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan. Setelah penjelasan materi yang disampaikan selama ± 2,5 jam selesai diberikan, maka kini para peserta diajarkan cara membuat bakso. Tujuan diberikannya resep pembuatan bakso dalam acara training dan workshop ini agar para peserta yang ingin membuat bakso mendapatkan ukuran bahan bakso yang tepat. Hal ini dikarenakan kini banyak sekali beredar bakso yang mengandung bahan pengawet berbahaya bagi kesehatan.
          Dalam praktik pembuatan bakso ini para peserta training dan workshop dapat melihat secara langsung langkah-langkah pembuatan bakso. Selaku pembicara, Yuyun memberikan penjelasan langkah-langkah pembuatan bakso yang benar serta memberikan berbagai tips-tipsnya. Adapun beberapa jenis bakso yang dipraktikkan kali ini meliputi bakso daging murah meriah, bakso daging murah anti susut, bakso urat, bakso gepeng, bakso daging  halus kress dan kuah bakso sapi. Pembuatan bakso ini tak hanya diajarkan secara manual tetapi juga diajarkan cara membuat bakso dengan menggunakan mesin. Jenis mesin yang diperlukan untuk membuat bakso antara lain mesin mincer (untuk mencincang daging), mesin mixing (untuk mencampur adonan), mesin pencetak bakso dan mesin sealer atau vacuum (untuk mengemas bakso). Pada dasarnya membuat bakso baik secara manual ataupun menggunakan mesin adalah daging digiling terlebih dahulu kemudian dicampur dengan bahan lainnya, dibentuk dan direbus.
Suasana Pembuatan Bakso
Alat yang digunakan

Yuyun A dengan bakso hasil buatannya


Hasil Jadi


                   Di akhir acara training dan workshop ini, para peserta bisa langsung mencicipi bakso hasil praktik dan membawanya pulang. Para peserta sangat puas dengan jalannya training ini. Bahkan seorang peserta asal Papua, Linca ingin segera membuat bakso dalam kemasan untuk dipasarkan. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini karena banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan seputar pembuatan bakso. Sebenarnya saat ini saya sudah memiliki usaha penjualan bakso berupa 10 gerobak bakso. Dengan mengikuti training ini saya ingin segera mengembangkan usaha dengan berjualan bakso dalam kemasan” ujar Linca menjelaskan. Dengan banyaknya peserta yang mengikuti training dan workshop di Tristar Culinary Institute ini semakin membuktikan bahwa Tristar Culinary Institute merupakan tempat yang sangat tepat untuk mempelajari berbagai hal seputar dunia kuliner./nv.

Program Pendidikan D1,D2 & D3
Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya
Telp. (62-31) 8433224-8433225, Flexi (62-31) 81639992; 0817321024; Fax. (62-31) 8432050
Kampus Baru: Jl. Raya Tenggilis No.68 Surabaya




BAKPAO EMPUK DAN MENGEMBANG - PELATIHAN KULINER TRISTAR CULINARY INTITUTE


      Untuk membuka sebuah peluang usaha kuliner baru sebenarnya tak harus diawali dengan modal yang besar. Namun hal utama yang perlu dilakukan untuk pertama kalinya untuk membuka usaha kuliner adalah menentukan jenis makanan yang akan kita jual. Salah satu jenis makanan yang masih mempunyai peluang baik di pasaran adalah bakpao. Bakpao cukup diminati para konsumen dikarenakan teksturnya yang empuk serta rasanya yang lezat. Dengan alasan itulah kali ini Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya ini mengadakan pelatihan kuliner dengan materi Bakpao. Pelatihan aneka Bakpau ini dilaksanakan tepatnya pada hari Sabtu (23/10) pada pukul 10.00 WIB. Para peserta pelatihan yang berjumlah 4 orang ini akan mendapatkan materi pembuatan bakpao dengan 4 macam variasi isian. Adapun variasi isinya terdiri dari kacang tanah, tausa, ayam dan kacang hijau. Namun bahan isian bakpao kini semakin bervariasi, tak hanya dari daging sapi, daging ayam ataupun kacang hijau saja tapi bisa juga divariasikan dengan cokelat ataupun keju serta bisa disesuaikan dengan selera masing-masing. Mengikuti pelatihan ataupun kursus kuliner di Tristar Culinary Institute memang berbeda dengan pelatihan kuliner serupa lainnya. Karena di Tristar Culinary Institute para peserta pelatihan tidak hanya diajarkan oleh pengajar yang hanya demo saja, tetapi peserta pelatihan juga diajak untuk praktik secara langsung. Metode praktik secara langsung ini disebut dengan meode Hands On. Selain itu para peserta akan mendapatkan resep dengan ukuran dan teknik pembuatan yang tepat. Para peserta juga bisa bertanya tentang berbagai hal menyangkut materi yang diajarkan. Maka para pengajar dari Tristar Culinary Institute akan memberikan penjelasannya dengan selengkap-lengkapnya.
Bakpao
          Materi pelatihan aneka bakpao kali ini disampaikan oleh Otje Herman selaku pengajar. Sebelum praktik bersama dimulai, terlebih dahulu Otje memberikan penjelasan seputar bahan dan cara pembuatannya. Hal ini dilakukan sebelum praktik dilangsungkan agar para peserta lebih fokus terhadap materi yang disampaikan. Tak hanya itu saja, dalam pemberian teori ini para peserta dapat bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pembuatan bakpao. Setelah penjelasan diberikan, Otje langsung menagajal para peserta untuk praktik secara langsung. Terlebih dahulu para peserta ditugaskan untuk menimbang bahan-bahan yang akan digunakan. Para peserta dengan semangat mempersiapkan bahan-bahan, mulai dari menimbang, mengiris, dan merebus bahan-bahan. Setelah semua bahan siap, Otje mulai memberikan pengarahan dan mempraktikkan satu per satu bahan isian bakpao terlebih dahulu. Dalam pembuatan isi ini cukup bervariasi pengolahannya. Untuk isian kacang tanah, terlebih dahulu kacang tanah dioven dan digiling kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan diaduk hingga rata. Isian tausa mungkin tidak banyak yang tahu cara membuatnya. Bahan utama yang terdiri dari kacang hijau yang sudah direbus kemudian dicampur bahan lain serta diblender. Rahasia dalam pembuatan tausa ini sebenarnya terletak pada pemberian tawas hijau dalam adonannya. Pembuatan isian kacang hijau, pada dasarnya sama dengan pembuatan tausa hanya saja tidak menggunakan tawas dalam adonannya. Adonan isian yang terakhir dibuat adalah ayam. Cara pembuatannya daging ayam yang telah direbus terlebih dahulu kemudian disuwir-suwir dan ditumis dengan bahan lainnya serta masak hingga matang. Setelah semua bahan isian matang, maka Otje segera mengajarkan cara membuat adonan bakpao. Bahan-bahan bakpao kemudian dimasukkan ke dalam mixer dan diuleni hingga kalis. Adonan bakpao ini kemudian ditimbang, dibulatkan dan diisi dan dibentuk. Otje selaku pengajar tak hanya mengajarkan bentuk bakpao yang bulat saja, melainkan juga bentuk mawar, diberi kepang atau dikerat. 
          Selesai dibentuk, adonan kemudian diistirahatkan selama 30 hingga 60 menit hingga mengembang. Selanjutnya bakpao dikukus hingga matang. Walaupun prosesnya sedikit rumit namun hal ini tak mengurangi semangat para peserta untuk terus menyimak materi yang disampaikan. Para peserta juga mengaku puas mengikuti kursus membuat bakpao ini, dikarenakan pemberian materi yang jelas serta suasana kursus yang menyenangkan. “Walaupun baru pertama kali mengikuti kursus di Tristar, tapi saya cukup merasa puas mengikuti kursus disini. Karena saya jadi punya pengetahuan baru” ujar Erna salah seorang peserta dari Surabaya ini. Di akhir pelatihan para peserta juga bisa mencicipi bakpao hasil praktik dan membawanya pulang. Jadi bagi Anda yang berminat untuk membuka usaha rumahan – Home Insdustry – UKM (Usaha Kecil Menengah), Toko Roti & Kue serta toko oleh-oleh, segera saja hubungi:
Akademi Kuliner – Tristar Culinary Institute
Program Pendidikan D1,D2 & D3
Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya
Telp. (62-31) 8433224-8433225, Flexi (62-31) 81639992; 0817321024; Fax. (62-31) 8432050
Kampus Baru: Jl. Raya Tenggilis No.68 Surabaya.

Pelatihan Cara Membuat Bakpau Aneka Isi.
Diajarkan Resep Bapau dengan timbangan tepat untuk usaha.
Peserta pelatihan diajarkan step by step pembuatan bak pau mulai dari menimbang bahan, membuat & menguleni adonan bakpau, membuat isian ba pau, hingga membentuk adonan menjadi aneka bentuk yang menarik.
Pendidikan & Latihan / Diklat cara membuat bakpau ini cocok untuk di ikuti oleh peserta yang ingin membuka usah dibidang Produksi Bakpau & Menjual Bapau. Bisa juga menerima Pesanan & untuk melayani Pesanan Snack Box.
Diharapkan setelah mengikuti Kursus Bakpau di Trista Culinary Institute, peserta kursus bisa Sukses Berbisnis Bakpau.

Tristar Culinary Institute juga menjual aneka kebutuhan bahan untuk memproduksi Bakpau, diantaranya adalah: Pemutih Bakpau & Tawas Hijau yang fungsinya untuk menghitamkan warna kacang hijau menjadi hitam (Tausa), untuk membeli bahan bahan tambahan makanan tersebut, anda bisa memesan di Toko 9. Hp: 085731511477. Toko 9 melayani penjualan Online & Bisa Kirim ke seluruh wilayah Indonesia dengan tambahan ongkos kirim sesuai Tarif Cargo.