New York

Cooking With The Chef

VCD Tutorial Memasak

VCD Tutorial Tata Boga dan Patiseri

Jl.Raya Jemursari 244, Surabaya.

Kursus di Surabaya

Sekolah Perhotelan & Akademi Tataboga.



Program Pendidikan Kuliner D1, D2 & D3

Jln. Raya Jemursari 234 & 244 Surabaya.

Telp: 031 8433224-25.

Flexi: 031-81639992.

HP: 0817321024.

Kampus Baru:

Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.




Kursus Kue & Masakan @ Tristar



Info: Flexi: 031-83109709. Esia: 031 91938824.




Kursus Juggling & Flair Bartending - Bartender.



Info: Telp: 031 8433224-25.

Flexi: 031-81639991-92.




Fruit Carving @ Tristar Culinary Institute.



Sekolah Kuliner Pencetak Chef.

Sistem Studi: Praktek Setiap Hari.






SEKOLAH TATA BOGA - SEKOLAH KULINER

Program Pendidikan Kuliner

Diploma 1, D2, dan D3.

Sistem Studi : Praktek Setiap Hari.

Jurusan :

1. Patiseri (Baking & Pastry).

2. Tata Boga (Kuliner).

Jenjang Studi lanjutan S1 & S2 di Swiss.

Dengan jurusan : International Hotel and Tourism Management.



Jln. Raya Jemursari no. 234. Surabaya.

Telp: 031-8433224-25.

Flexi: 031-70114130.

HP: 0817321024.

Email: tristarkuliner@yahoo.co.id

*************************************

TRISTAR CULINARY INSTITUTE

Visi & Misi

Stuktur Kurikulum

Kalender Akademik


Fasilitas

Biaya Perkuliahan

Kegiatan Perkuliahan

Galeri Foto Tristar Culinary Institute

Pages

Jumat, 19 November 2010

HIASAN BUAH DAN SAYURAN CANTIK HASIL UKIRAN MAHASISWA TRISTAR CULINARY INSTITUTE


Culinary Advanced – Akademi Pariwisata Majapahit
Pelajaran Fruit & Vegetable Carving Bersama Dosen Tamu Didi Han dari Belanda

Kebanyakan orang menganggap membuat fruit carving merupakan hal yang sulit. Namun tidak bagi Didi Han, master fruit carving dengan segudang pengalaman dari negara Belanda ini. Kepada mahasiswa kelas Culinary Advanced, Didi Han berbagi ilmu seni mengukir buah. Seperti inilah antusias mahasiswa kelas Culinary Advanced saat mengikuti perkuliahan materi fruit carving.


 Bertempat di kampus Akademi Pariwisata Majapahit yang beralamatkan di jalan Raya Jemursari No. 234 & 244 Surabaya, kedatangan Didi Han sebagai dosen tamu dari negara Belanda ini bertujuan mengajak mahasiswa Culinary Advanced untuk belajar membuat fruit carving secara detail.
Keindahan fruit carving biasanya dijumpai untuk mempercantik penampilan makanan yang disajikan di acara pesta. Beberapa macam buah ataupun sayuran yang biasa diukir agar tampil lebih menarik diantaranya semangka, labu kuning, melon, kentang, lobak, bit, timun, dan masih banyak lagi. Bentuk fruit carving hasil ukiran Didi Han ini identik dengan bunga yang mengabungkan Thailand style dan Chinese style.
 Seperti yang diungkapkan Didi Han, bahwa membuat fruit carving ini kuncinya adalah kemauan, kreatifitas dan ketekunan. Sedangkan untuk pisau, yang digunakan mempunyai ujung runcing dan tajam, itu saja cukup.
 Inilah beberapa ukiran buah semangka yang menjadi style Didi Han yang memerlukan kejelian dan cukup sulit untuk ditiru. Bentuk bunga yang eksotik dari buah semangka ini tampil memikat, ada unsur warna kontras hijau, putih dan merah. Wow, keren !
Tak hanya itu, sesuai tempat domisili Didi Han saat ini, ia mengajak mahasiswa Culinary Advanced membuat bunga tulip khas Belanda. Dengan menggunakan kentang yang dipotong bentuk turnip, dan disayat pinggirnya serta dibuat lubang bagian tengahnya, jadilah bunga tulip yang begitu cantik. Simpel dan gampang dibuat, lho !
Mengenai kreasi bunga tulip, Didi Han menjelaskan untuk membuat bunga tulip tak hanya bisa dari kentang saja, kita bisa menggunakan buah ataupun sayuran yang berdaging tebal, seperti buah bit ataupun lobak. Lalu rangkai dan beri daun dari daun bawang yang dipotong memanjang, wow hasilnya pasti menarik.
Setelah Chef Didi Han menunjukan kepiawaiannya mengukir buah dan sayuran menjadi beberapa bentuk bunga, dengan pola yang sama mahasiswa Culinary Advanced menirukan belajar membuat fruit carving. Selamat mencoba dan menikmati hasil karya anda.
Ingin bisa terampil seperti para mahasiswa Culinary Advanced?, Akademi Pariwisata Majapahit Surabaya bisa jadi pilihan untuk pendidikan dibidang kuliner. *Upi


Kampus Akademi Pariwisata Majapahit
Kampus Mojokerto | Jl. Raya Jabon KM 07, Mojokerto
E-mail : akparmajapahit@gmail.com

Graha Tristar | Jl. Raya Jemursari 234 & 244, Surabaya
Tel. (031) 8480821-22. 8433224-25. 8410109
Hp. 081233752227, 081234506326
Blackberry PIN : 2A1CE131 ; 2B517ECB ; 2B425821 ; 53B4EFD8
Fax. (031) 8432050


www.majapahit.org / www.matoa.info

PELATIHAN KULINER STEAK KAMPUNG RASA KOTA DI TRISTAR CULINARY INSTITUTE



       Steak awalnya merupakan makanan yang mempunyai kelas tersendiri. Karena harganya yang mahal, menjadikan steak masih dianggap sebagai makanan kelas atas. Namun jenis makanan yang satu ini kini sudah semakin menjamur dan semakin digemari oleh masyarakat kita. Hal ini tak lain karena steak sudah banyak dimodifikasi dan disesuaikan dengan selera masyarakat kita. Sehingga harganya pun kini sudah semakin terjangkau. Bahkan banyak usaha kuliner yang membuat istilah Steak Kampung Rasa Kota ataupun Steak Kaki Lima Harga Bintang Lima. Usaha Steak Kampung yang menjanjikan ini tentu sangat membuat setiap orang tertarik untuk berwirausaha. Dengan alasan inilah sebagai lembaga pelatihan kuliner, Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya mengadakan kursus dengan materi Steak Kampung. Pelatihan yang diadakan pada hari Jumat (15/10) pukul 13.30 WIB ini diikuti oleh 3 peserta. 
          Beberapa materi Steak Kampung yang diajarkan kali ini adalah Crispy Chicken Steak Mushroom Sauce, Tenderloin Steak with Cheese serta Chicken Wings BBQ Sauce.
Chicken Wings BBQ Sauce

Tenderloin Steak with Cheese

Tak hanya itu saja, para peserta juga akan diajarkan cara membuat adonan tepung crispy serta Demiglaze sebagai adonan dasar saus steak. Sebelum praktik dimulai, Yanuar memberikan penjelasan seputar bahan dan cara pembuatan steak terlebih dahulu. Setelah penjelasan materi disampaikan, para peserta langsung diajak untuk praktik bersama. Masing-masing peserta diberikan tugas untuk menimbang dan menyiapkan seluruh bahannya terlebih dahulu hingga lengkap. Kemudian satu per satu bahan diolah sesuai dengan resep yang diberikan. Yanuar selaku pengajar selalu memberikan pengarahan dan penjelasan serta berbagai tips-tips seputar teknik pembuatannya di sela-sela praktik berlangsung. Dalam pembuatan demiglaze, terlebih dahulu tepung terigu disangrai hingga berwarna kecokelatan tetapi tidak hangus. “Agar tepung tidak hangus, sebaiknya gunakan api kecil dan terus diaduk hingga tepung berwarna kecokelatan” ujar Yanuar memberikan tipsnya. Kemudian baru ditambahkan bahan lainnya, rebus dan masak hingga matang. Demiglaze ini bisa dibuat dengan jumlah banyak dan kemudian disimpan untuk digunakan selanjutnya.

          Sebelum membuat Crispy Chicken Steak Mushroom Sauce, terlebih dahulu para peserta membuat adonan tepung crispy. Kemudian ayam dimasukkan ke dalam tepung. Dalam membuat Crispy Chicken ini juga perlu diperhatikan tips dan cara membuatnya yang tepat. Karena bila tidak memperhatikan petunjuk pengajar, maka hasilnya pun tidak akan keriting dan renyah dengan maksimal. Terlebih dahulu ayam dimasukkan ke dalam larutan tepung, kemudian digulingkan ke dalam adonan tepung crispy sambil dicubit-cubit. Maka hasilnya pun akan membentuk adonan keriting di sekitar permukaan ayam. Setelah itu, ayam langsung digoreng dalam minyak yang banyak dan panas hingga kering kecokelatan dan matang. Adonan crispy ini dijamin akan tahan hingga 3 jam lamanya. Para peserta terlihat sangat bersemangat mengikuti jalannya pelatihan ini. Dalam pembuatan Tenderloin Steak pun para peserta diajarkan teknik untuk memukul daging hingga tipis namun tidak sampai hancur. Sehingga ketika dibalut dengan tepung panir hasilnya akan sempurna. Tak berbeda dengan materi lainnya, membuat Chicken Wings BBQ Sauce juga perlu teknik khusus. Ayam yang sudah dicampur dengan bumbu harus direndam selama beberapa waktu agar bumbu meresap sempurna ke dalam sayap ayam sebelum dipanggang.



  
                  Dari sekian banyaknya tips dan penjelasan teknik pengolahan yang tepat, maka peserta merasa sangat puas dengan jalannya pelatihan ini. Tak hanya itu saja, setelah semua materi selesai dimasak para peserta dapat langsung mencicipi makanan hasil buatannya dan membawanya pulang. Bahkan seorang peserta asal Surabaya, Siena ingin segera sampai rumah untuk mempraktikkan materi yang sudah diajarkan. “Anak-anak saya paling suka dengan makanan-makanan seperti ini, karena itu, saya ingin segera pulang untuk mempraktikkannya”ujar Siena yang sudah beberapa kali mengikuti pelatihan di Tristar ini. Jadi bagi Anda yang berminat untuk membuka usaha rumahan – Home Insdustry – UKM (Usaha Kecil Menengah), Toko Roti & Kue serta toko oleh-oleh, segera saja hubungi:
Akademi Kuliner – Tristar Culinary Institute
Program Pendidikan D1,D2 & D3
Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya
Telp. (62-31) 8433224-8433225, Flexi (62-31) 81639992; 0817321024; Fax. (62-31) 8432050
Kampus Baru: Jl. Raya Tenggilis No.68 Surabaya

Selasa, 16 November 2010

FOOD PHOTOGRAPHY :

Kursus & Pelatihan Fotografi di bidang Produk Makanan.
Seni mengabadikan makanan dalam bentuk gambar dengan menggunakan teknik-teknik fotografi. Tristar mengajarkan anda Teknik Fotografi, khususnya untuk foto foto produk makanan, untuk aplikasi buku menu, brosur & iklan. Dalam waktu singkat anda akan dapat menguasai Teknik & Praktek Food Photography dengan baik.

Materi yang diajarkan :

    Hari Pertama :
Dasar Fotografi :
-    Teknik Dasar
-    Komposisi
-    Teknik Macro
-    Teknik HDR (High Dynamic Range)

    Hari Kedua :
Teori Dasar Food Fotografi
-    Menata Komposisi
-    Menata Cahaya
-    Tips and Trik Food Fotografi

    Hari Ketiga :
Praktek Bersama

    Hari Keempat :
Praktek Sendiri-sendiri

Biaya Kursus        : Rp. 600.000,- untuk 4 Hari. 
Apabila diambil     : 1 hari Rp. 200.000,-   2 hari  Rp. 350.000,-   3 hari  Rp. 500.000,-
Minimum Peserta    : 5 orang.

Informasi & Pendaftaran:
Tristar Culinary Institute.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
Flexi: 031-81639992.
HP: 0817321024.
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

**************************************************************
KURSUS & PELATIHAN JUGGLING : 

Pelatihan Bottle Juggling & Flair Bartending (Flair Bartending Course)
Bottle Juggling adalah suatu ilmu ketangkasan, kecepatan & ketepatan dalam memainkan botol pada atraksi di Bartending.
Materi yang diajarkan: Memainkan Botol dengan baik & benar. Menghibur penonton dengan gaya, gerak & olah tubuh yang serasi di iringi atraksi lempar botol & music yang serasi. Keuntungan mempelajari & menguasai Bottle Jugging & Flair Bartending: Mudah mendapatkan pekerjaan karena memiliki skill/ketrampilan yang lebih, karier juga lebih mudah meningkat. Bisa Berprestasi dalam kompetisi, Lebih menambah Percaya Diri. Dengan menguasai ketrampilan Juggling, lebih mudah mempromosikan diri & karier terhadap masyarakat umum.
Manfaat Bottle Juggling & Flair Bartending: Menghibur Konsumen, Bisa Berkreasi & Berinovasi, Menambah Ilmu & Ketrampilan.
Biaya Kursus:
Rp. 150.000,- / orang untuk 1 bulan (4X pertemuan) : Umum
Rp. 100.000,-/ orang untuk 1 bulan (4 X pertemuan) : Mahasiswa & Pelajar
Jadwal Pelatihan , setiap hari Rabu pk 18.00 – 19.30 Wib
Minimum Peserta 5 orang. Jadwal bisa berubah sewaktu waktu, perubahan jadwal akan dikonfirmasi via telpon atau SMS. 
Informasi & Pendaftaran:
Tristar Culinary Institute.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
Flexi: 031-81639992.
HP: 0817321024.
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

Senin, 15 November 2010

FIELD TRIP SMA-MIMI SURABAYA KE INDOFOOD BERSAMA TRISTAR TOURISM

SMU MIMI-Tristar Sambangi Pabrik Mi Istan.

     Untuk kali kedua, SMU MIMI (Mengabdikan Ilmu Manusia Indonesia) Jl HR Muhammad Surabaya menggandeng Tristar Culinary Institute (TCI) dalam program field trip. Ini menunjukkan kepercayaan luar biasa besar lembaga pendidikan tersebut kepada TCI, karena Tristar dinilai mampu memberi sentuhan lain, sehingga program field trip tersebut berdampak positif bagi peserta.Jika dalam field trip kali pertama (April 2010) fokus pada factory visit yakni mengunjungi pabrik  roti Sari Roti di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), dalam field trip kali ini selain mengunjungi pabrik mi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Beji Pasuruan, siswa juga diajak ”jalan-jalan” ke Taman Safari Indonesia (TSI) Prigen, Pasuruan.Dalam program field trip kali kedua, pesertanya 60 siswa SMU MIMI dengan empat guru pendamping termasuk Kasek SMU MIMI dan Michael Leonard, Wakasek-nya. Bus pariwisata yang dinaiki 60 siswa SMU MIMI dan bus mini rombongan dari TCI termasuk 10 mahasiswa D3 Pariwisata TCI, Selasa (9 November) pagi meluncur ke TSI Prigen, Pasuruan.Selama tiga jam di TSI Prigen, siswa menikmati keindahan taman satwa seluas 300 hektar di kawasan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang. Tentu saja suasana kiat hangat dengan hadirnya Mas Pipin,  dari TSI Prigen yang memandu peserta field trip tersebut, sekalipun  hawa dingin saat itu terasa sampai menembus pori-pori kulit.Rombongan menikmati berbagai satwa yang didatangkan dari Amerika, Eropa, Asia dan Afrika. Tak terkecuali satwa lokal Indonesia seperti orangutan, komodo, harimau sumatera, aneka jenis primata (keluarga monyet dan kera) dari Sumatera dan Kalimantan.
 
                                                  
     Saking antusiasnya peserta, maka mereka tak luput untuk mengabadikan satwa-satwa liar tersebut lewat ponsel maupun  tustel dan handicam yang dibawa siswa-- sekaligus mencatat nama latinnya dalam lembar kerja siswa (LKS) yang telah disediakan pihak TSI Prigen.  Joke-joke segar pun mengalir lancar dari microphone yang dibawa  Pipin memandu siswa. Sehingga,  tanpa terasa hampir dua jam peserta field trip berasyik-asyik dengan nama –nama latin satwa yang jadi koleksi TSI Prigen.Puas dengan pengenalan nama satwa, asal Negara dan daerah  penyebarannya, Pipin dan tim dari TSI Prigen diskusi di padepokan untuk dibekali  ilmu seputar gajah Sumatera yang kerap berbenturan dengan penduduk setempat. Selanjutnya  siswa diajak ke mini zoo dan menikmati atraksi lumba-lumba sambil makan siang. Hm nyam, nyam uenak tenan, Rek ..... ! Setelah puas di TSI Prigen, siswa bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke pabrik mi instan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk untuk mengetahui lebih dekat  komposisi bahan, proses pembuatan mi hingga pengemasannya.
     Selama di pabrik mi instan itu, siswa didampingi Moh. Saleh dan Ibu Tika dari Departemen Personalia PT Indofood. Tuan rumah antara lain menerangkan tentang profil company, kandungan gizi mi instan produksi Indofood, hingga program CSR. Tuan rumah juga welcome, saat dihujani  pertanyaan seputar bahan pengawet di dalam kecap yang menjadi satu dalam kemasan mi instan yang disoroti pihak luar negeri. Moh Soleh menjamin bahwa mengonsumsi mi instan aman, senyampang dilengkapi dengan sayur dan lauk lain, demi tuntutan kecukupan gizi bagi tumbuh manusia. Karena itu, peserta field trip dihimbau jadi duta promo dalam sosialisasi aman mengonsumi mi instan produk Indofood yang mampu memroduksi 1,6 miliar bungkus per tahun ini. ”Ayo cicipi mi instan yang telah kami sediakan gratis untuk Anda. Kalau mau nambah, gak usah sungkan-sungkan karena kami sediakan lebih,” ujar Bu Tika.
     Di sela kunjungan di pabrik Indofood, Ketua Program Studi TCI Hedy W. Saleh menekankan bahwa field trip ini merupakan upaya lembaga pendidikan untuk mengenalkan teori dan praktik. Paalnya dunia nyata berbeda dengan teori. Jadi kunjungan ke pabrik mi instan di Beji  ini merupakan wahana untuk membekali siswa seperti kondisi aslinya tanpa teori-teori yang rumit.
     Wakasek SMU MIMI Michael Leonard menambahkan, kolaborasi dengan TCI merupakan kali kedua. Dan langkah positif ini akan ditindaklanjuti dalam kegiatan outbound di masa mendatang karena setiap tahun SMU MIMI minimal mengagendakan dua kali field trip (factory visit). ”Nah, langkah awal ini merupakan batu loncatan untuk merealisasikan program ini di tahu-tahun mendatang, karena banyak manfaatnya bagi pembelajaran siswa maupun guru,” pungkasnya. (aha).

Untuk Informasi & Pendaftaran Factory Visit :

Tristar Tourism Academy
Tristar Culinary Institute.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
Flexi: 031-81639992.
HP: 0817321024.
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

Program Kami:
Tour & Travel


ANEKA PUDING LEZAT DAN SEGAR DALAM PELATIHAN KULINER TRISTAR CULINARY INSTITUTE


        Puding merupakan hidangan penutup yang sangat populer. Bahkan makanan yang satu ini seringkali dijadikan makanan selingan bagi masyarakat kita. Agar tampilan dan rasa puding lebih bervariasi sebaiknya para pelaku kuliner ataupun penghobi kuliner perlu menambah pengetahuannya melalui sebuah pelatihan. Hal ini ditujukan agar para pelaku kuliner ataupun penghobi kuliner bisa mendapatkan ukuran tekstur dan rasa yang pas serta tampilan yang menarik. Untuk itulah Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya mengadakah pelatihan dengan materi Aneka Puding.
Coffee Coconut Pudding 
        Acara pelatihan yang diadakan pada hari Jumat (15/10) pada pukul 13.30 WIB ini diikuti oleh 4 peserta. Pelatihan yang diadakan Tristar Culinary Institute ini memang berbeda dengan tempat pelatihan serupa lainnya yang hanya demo saja. Karena di Tristar, para peserta kursus tidak hanya akan diberikan resep membuat puding dengan komposisi yang tepat tetapi para peserta dapat praktik secara langsung. 
Suasana Pembuatan Puding
          Adapun beberapa materi aneka puding yang diajarkan kali ini antara lain adalah Yoghurt Caramel Pudding with Vanilla Sauce, Coffee Coconut Pudding with Coconut Milk Sauce, Trilogy Choco Vanilla Pudding with Chocolate Sauce. Ketiga jenis puding ini merupakan jenis puding yang dibuat dari bahan agar-agar. Walaupun cara pembuatannya tergolong mudah, namun bila para peserta belum mengetahui tenknik dan komposisi bahan yang tepat maka hasilnya pun tidak akan maksimal. 
Yoghurt Caramel Pudding
with Vanilla Sauce
Trilogy Choco Vanilla Pudding
with Chocolate Sauce


Berbagai tips dan penjelasan seputar teknik pembuatan puding juga terus diberikan oleh Otje di sela-sela praktik bersama. Sehingga nantinya akan memudahkan para peserta ketika membuatnya di rumah.Seperti dalam melapisi adonan agar-agar, Otje juga memberikan tipsnya. “Agar lapisan puding bisa menempel satu dengan lainnya, sebaiknya kerat permukaan lapisan pertama dengan garpu ataupun lidi”ujar Otje menjelaskan. Sambil menunggu puding mengeras, para peserta diajarkan untuk membuat saus untuk masing-masing puding. Adapun jenis saus yang dipraktikkan kali ini adalah saus vanilla, saus cokelat dan saus santan. Tak lama berselang, puding pun siap untuk dikeluarkan dari cetakannya. Para peserta tampak sangat antusias untuk mengetahui hasil jadi puding yang sudah dipraktikkan. Dan setelah berhasil dikeluarkan, ternyata hasilnya sangat bagus. Rasa dan teksturnya sangat pas, penampilannya pun sangat cantik. Sehingga puding ini tak hanya cocok untuk dijadikan santapan keluarga melainkan juga sangat cocok untuk dijadikan jenis makanan wirausaha.
         
Pengajar & Peserta 
       Tak hanya sekedar mencicipi di tempat, para peserta pelatihan juga bisa membawa pulang puding hasil buatannya. Di akhir acara pelatihan, para peserta juga diberikan contoh dalam menghidangkan puding hingga tampilannya menarik. Peserta mengaku puas dengan mengikuti kursus ini dan berharap bisa langsung mempraktikkannya di rumah. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan di Tristar karena materi diberikan dengan jelas dan lengkap. Dan komposisi resepnya sangat pas sehingga hasilnya sesuai dengan yang saya harapkan dan enak rasanya” ujar Yuni, seorang peserta asal Surabaya yang sudah berulang kali mengikuti pelatihan di Tristar ini. Jadi bagi Anda yang berminat untuk membuka usaha rumahan – Home Insdustry – UKM (Usaha Kecil Menengah), Toko Roti & Kue serta toko oleh-oleh, segera saja hubungi:
Akademi Kuliner – Tristar Culinary Institute
Program Pendidikan D1,D2 & D3
Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya
Telp. (62-31) 8433224-8433225, Flexi (62-31) 81639992; 0817321024; Fax. (62-31) 8432050
Kampus Baru: Jl. Raya Tenggilis No.68 Surabaya



DEMO JUGGLING DI GRAND CITY MALL-SURABAYA

TCI Atraksi Bottle Juggling di Grand City

     TRISTAR Culinary Institute (TCI) kemarin mendapat kesempatan untuk demo masak dan bottle juggling dalam acara bertajuk Cooking Course di Grand City Mall. Aksi profesional tim TCI mendapat apresiasi positif dari masyakarat yang Sabtu (13/11) siang hingga sore mengunjungi pusat perbelanjaan yang baru soft opening di pusat kota Surabaya ini.Pelatihan dan demo Bottle Juggling dan Flair Bartending (Flair Bartending Course) yang ditampilkan di Grand City Mall merupakan kegiatan eksibisi untuk meramaikan pusat perbelanjaan tersebut. Bottle Juggling yang disajikan kru TCI itu karena lembaga pendidikan ini ingin mengenalkan kepada publik bahwa TCI juga mengajarkan ilmu ketangkasan, kecepatan dan ketepatan dalam memainkan botol pada atraksi di Bartending.
                                                                                                
      Materi yang diajarkan adalah memainkan botol dengan baik dan benar. Menghibur penonton dengan gaya gerak dan olah tubuh yang serasi diiringi atraksi lempar botol dan musik yang serasi.Nah, keuntungan memelajari dan menguasai ilmu Bottle Juggling dan Flair Bartending:
-    Mudah mendapatkan pekerjaan karena memiliki skill (ketrampilan) yang lebih, karier juga lebih mudah  
      meningkat.
-    Bisa berprestasi dalam kompetisi.
-    Lebih menambah percaya diri.
-    Dengan menguasai ketrampilan Juggling, lebih mudah memromosikan diri dan karier terhadap masyarakat
      umum.
Manfaat Bottle Juggling dan Flair Bartending:
-    Menghibur konsumen.
-    Bisa berkreasi dan berinovasi
-    Menambah ilmu dan ketrampilan
Dalam demo Bottle Juggling kemarin, TCI menghadirkan Sonny (instruktur) dan Eka (asisten). Sonny memeragakan keahliannya dalam memainkan atraksi lempar botol diiringi musik yang serasi saat menyiapkan Cocktail Popcorn Fruity. Bahan utamanya popcorn merah, sirup strawberry, yohurt cair, grape juice. Untuk pengocokan dua menit, maka Cocktail Popcorn Fruity sudah siap dihidangkan dalam gelas piala.Begitu juga aksi memukau Eka saat menyajikan Cocktail Smoothies Berry juga memdapat applaus dari masyarakat yang hadir Atrium Grand City Mall dimana di stan TCI berada. Untuk membuat Cocktail Smoothies Berry, Eka menunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan aksi lempar botol selama satu menit (pengocokan bahan), sebelum menyajikannya dalam gelas piala. Bahan untuk membuat Cocktail Smoothies Berry adalah sirup sirsat, yohurt cair dan sirup blueberry.

                                                                       

                                                                                                                       
      Jika Anda berminat kursus Bottle Juggling dan Flair Bartending di TCI biayanya terbilang murah. Anda cukup membayar Rp 150.000/orang untuk satu bulan (empat kali pertemua) atau Rp 50000/orang untuk setiap kali pertemuan.Jadwal pelatihan setiap hari Rabu, pukul 18.00-19.30 Wib, minimal pesertanya lima orang. Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu. Perubahan jadwal akan dikonfirmasi via telpon atau SMS.
Selain demo Bottle Juggling, tim TCI kemarin juga menggelar demo masak yang dipandu chef Otje Herman W, Amd, SE.  Dalam demo masak yang dihadiri sekitar 20 peserta umum itu, chef Otje membuat menu Crepes (Asia), Pafertjes (Belanda), Puffpastry (Eropa) dan Fruit Pie (Eropa).Menurut chef Otje, demo memasak ini merupakan apresiasi dari pihak TCI untuk sharing ilmu baru dan sekaligus sebagai wahana pembelajaran kepada masyarakat umum. Demo masak ini juga ditujukan untuk branding dari keberadaan TCI sebagai lembaga pendidikan yang mencetak ahli culinary.”Dipilihnya kegiatan pada hari Sabtu terkait dengan penyesuaian jadwal dari Grand City sendiri. Selain itu di TCI kalau akhir pekan hanya setengah hari kerja, sehingga tidak mengganggu jadwal perkuliahan maupun kursus memasak,” pungkasnya. (ahn)

  


 


 

Report Video By : (YsR) TRISTAR 

Minggu, 14 November 2010

PELATIHAN KUE KERING

Ibu-ibu BKM Suramadu Demo Bikin Kue Kering.

     KOLABORASI antardua pihak tentu akan berbuah positif, jika niat baik itu terwujud dalam tindakan nyata. Kolaborasi  ini dibuktikan oleh kerjasama saling menguAntungkan antara Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Suramadu dengan pihak Tristar Culinary Institute (TCI). Simbiosis mutualisme antara BKM Suramadu dan Akademi Perhotelan Tristar dalam menggelar pelatihan membuat kue kering telah direalisasikan Jumat (12/10) di Balai Kelurahan Tambak Wedi, Kenjeran, Surabaya dengan melibatkan ibu-ibu warga Kelurahan Tambak Wedi. Sebanyak 20 wanita paro baya ini antusias mengikuti penjelasan Afif, instruktur dari  Tristar Culinary Academy,
saat mereka diterangkan detail persiapan bahan hingga prosedur membuat kue nastar.Jika awalnya tiga orang dari BKM Suramadu malu-malu saat diminta maju untuk membantu membuatkan selai dari buah nanas.

                                                                             
     Namun akhirnya yang tampil menemani instruktur Akademi Tataboga Tristar tidak hanya tiga melainkan 7-8 orang sekaligus. Pasalnya, setelah proses pembuatan selai rampung, ibu-ibu tersebut diminta membuatkan adonan kue nastar sesuai arahan instruktur.Selain Afif, instruktur pendamping dari Sekolah Tataboga Tristar adalah Mbak Wiwin dan dibantu Mas Anto menyiapkan bahan kue kering, karena praktik membuat kue kering kemarin, tidak melulu demo bikin kue nastar, melainkan juga kue putri salju dan chocolate chips (chip cokelat). Tidak itu saja, dua mesin oven milik Tristar Machinery juga disiapkan di pendopo kelurahan, sehingga peserta pelatihan tahu betul bagaimana cara mengoven kue kering agar memberi hasil maksimal.


                                                                  
     Sementara itu, Ketua BKM Suramadu Janan menuturkan, demo pembuatan kue kering yang melibatkan ibu-ibu warga Kelurahan Tambak Wedi, ini merupakan tidak lanjut dari acara yang sama saat mereka dibekali ilmu membikin kue kering bersama Bapemas Kota Surabaya. Kebetulan pihak yang dilibatkan dalam demo membuat kue kering  juga dari Sekolah Masak Tristar. Sehingga, ibu-ibu yang terlibat ini diharapkan semakain piawai dalam membikin kue kering seperti nastar, putri salju dan chip cokelat.Menurut Janan, BKM Suramadu yang berdiri sejak 2008 silam memang memberi  perhatian lebih kepada  ibu-ibu warga pesisir utara Surabaya ini, karena waktu luang mereka lebih longgar. ”Nah, daripada mereka menganggur karena sebagian besar suaminya adalah nelayan, maka mereka kita ajak mengikuti kegiatan produktif yang kelak bisa menambah income rumah tangga,”  cetusnya.Dalam pelatihan membuat kue kering kali ini, BKM Surabaya mendapatkan tarif spesial dari Tristar Cooking School. Pasalnya, pihak Tristar mematok biaya Rp 6 juta untuk melatih 20 ibu-ibu dari Kelurahan Tambak Wedi, di mana biaya itu ditanggung sepenuhnya oleh BKM Suramadu.
      Jadi  ibu-ibu yang mengikuti demo bikin kue kering kali ini betul-betul  gratis. Mereka tidak dipungut biaya sepeser pun.Namun jika mereka ingin memiliki peralatan membuat kue seperti mixer,  oven sederhana, pihak BKM  Suramadu bisa menyediakan alat-alat tersebut dengan cara mengangsur. Pola ini juga telah diimplementasikan pada lima Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di daerah Tambak Wedi, yang mendapat pinjaman lima mesin jahit. Tiap KSM nantinya mengangsur setiap bulan Rp 50 ribu (selama setahun). Harga satu unit mesin jahit lengkap dengan motornya Rp 755 ribu. Namun setiap KSM hanya membayar  Rp 505 ribu, karena yang Rp 250 ribu sudah ditalangi PKK Kelurahan Tambak Wedi. Dikatakan Janan, jika ibu-ibu warga Tambak Wedi berniat mengembangkan anek kue kering secara komersial, pihak Bapemas Kota Surabaya juga bersedia mencarikan pasar bagi produk ibu-ibu dari BKM Suramadu.  ”Jaminan ini tentu saja membuat kami senang, karena masalah pemasaran menjadi kendala utama jika kelak kami mengembangkannya dalam bentuk home industry (usaha rumahan, Red.),” tuturnya. Semoga langkah awal ini member i  hasil positif bagi warga pesisir utara Surabaya yang ingin menekuni usaha rumahan membikin kue kering. (ahn).

Pelatihan Cara Membuat Kue Kering.
Diajarkan Resep Kue Kering dsengan Timbangan Tepat untuk Usaha.
Ibu Ibu Praktek Bersama Membuat Kue Kering Nastar, Choco Chips. & Putri Salju.
Workshop dini diselengarakan berkat kerja sama antara Tristar Culinary Institute dan BKM - Suramadu.
Setelah Mengikuti Diklat Cara Memproduksi Aneka Kue Kering ini , diharapkan ibu ibu peserta pelatihan bisa membuka Usaha sendiri dibidang penbuatan & pemasaran Kue Nastar, Choco Chips Cookies & Kue Kering Putri Salju.

Info mengenai Pelatihan dapat menghubungi:
Tristar Culinary Institute.
Flexi: 031-81639992 - 83109709.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
HP: 0817321024. Esia:031-91938824
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

Sekolah Kuliner Pencetak Chef.
Sistem Studi: Praktek Setiap Hari.
www.tristarculinaryinstitute.com


Kursus Kuliner Privat & Kolektif dengan metode peserta praktek langsung membuat produk makanan (Hands On).
Kursus Cara Memulai Usaha Cafe.
Belajar Bisnis Kuliner di Sekolah Masak
Fun Kitchen @ Tristar.
Program Ekskul Kuliner & Handicraft untuk sekolah SD - SMP - SMA.
Info: Info: Flexi: 031-83109709. Esia: 031 91938824. Hp: 0817321024.

Belajar Bisnis Kuliner di Sekolah Masak

Tristar Culinary Institute.
Sekolah Kuliner & Akademi Perhotelan.
Jln. Raya Jemursari 234 Surabaya.
Telp: 031 8433224-25.
Flexi: 031-81639992.
HP: 0817321024.
Kampus Baru:
Jln. Raya Tenggilis no. 68. Surabaya.

Kamis, 11 November 2010

BERBISNIS TAHU & JAMUR CRISPY

SUKSES BERBISNIS TAHU DAN JAMUR KRISPI SERTA KENTANG KEJU MODAL 5 JUTAAN (Teknik dan Aneka Resep Mengelola Usaha Tanpa Ikut Franchise)

 One day Training

Tristar Culinary Institute & Yuyun Anwar, penulis dan praktisi pangan dari Jakarta membuka kesempatan bagi anda yang ingin menjadi pengusaha Tahu krispi dan Kentang keju ala franchise tanpa perlu membayar uang franchise. Usaha tahu krispi dan kentang keju ala franchise atau business opportunity sebenarnya bisa didesign sendiri tentunya dengan modal yang relative lebih kecil. Untuk memahami usaha ini ikuti one day training yang membahas mulai penyusunan resep paten sampai teknik menjual ala franchise dengan modal kecil.

Materi yang diajarkan :
1. Franchise dan Bussines Opportunity tahu krispi dan kentang, perlukah ?
2. Mendesign usaha franchise dan BO dari Dapur sesuai Kantong
3. Menetapkan target pasar dan design gerobak modern
4. Membuat Standard Operating Sistem (SOP) memperkenalkan cara produksi
PORTIONING untuk BO dan Franchise, sanitasi higyene dan Pembuatan
Resep Paten
5. Mengenal spesifikasi bahan baku dan additive
6. Menghitung investasi, rendemen dan harga serta analisa usaha
7 .Contoh Resep Paten :
1. Resep rahasia pembuatan Batter mix pencelup dan Batter flour
2. Stik Tofu krispi bumbu tabur saos mayo
3. Tahu brintik mayo
4. Tahu Krispi aneka isi
5. Jamur Krispi
6. Jamur krispi bumbu tabur
7. Kentang batter coated
8. Kentang goreng bumbu tabur dan keju

Free talkshow : Konsultasi gratis dengan Ibu Yuyun

Pelaksanaan : Tanggal 6 desember 2010, Pk.10.00, Biaya Rp.400.000,-

Tempat : Jl.Raya Jemursari 240-A, Surabaya

Untuk Pendaftaran hubungi : TRISTAR CULINARY INSTITUTE
Jl. Raya Jemursari 234, Surabaya
Tlp. (031) 8433224-5, (031) 81639991-2, 0817321024
Fax. (031) 8432050

TRAINING MENJADI JURAGAN BAKSO

Anda mau menjadi seorang pengusaha bakso ? Ikutilah kursus kami pada Sabtu, tanggal 4 Desember 2010, Pk.10.00, biaya Rp.400.000.

MENJADI JURAGAN BAKSO

Tristar Culinary Institute & Yuyun A, penulis dan praktisi pangan dari Jakarta membuka kesempatan bagi anda yang ingin menjadi pengusaha bakso baik skala gerobak sampai resto, baik rumahan sampai pabrikan. Tidak hanya memberi ide resep praktis, pelatihan dan workshop memberikan teknologi tepat guna dan cara cepat usaha bakso daging.

Materi yang diajarkan :
1. Mengenal Pasar bakso daging
2. Mengenal additive dan tepung untuk bakso
3. Manajemen Praktis pembuatan bakso yang tepat
4. Mengemas dan mengawetkan bakso
5. Menghitung harga bakso dan analisa usaha

Resep :
1. Resep rahasia bakso murah meriah ala pabrikan
2. Bakso daging halus kress
3. Bakso daging murah tanpa borax
4. bakso urat
5. Bakso gepeng anti susut
6. Kuah bakso agar standard

Free talkshow : konsultasi gratis dengan Ibu Yuyun.

Tempat Pelaksanaan :
Hotel Tunjungan, Bougenville Room
Jl. Tunjungan No. 102-104, Surabaya


Untuk Pendaftaran hubungi : TRISTAR CULINARY INSTITUTE
Jl. Raya Jemursari 234, Surabaya
Tlp. (031) 8433224-5, (031) 81639991-2, 0817321024
Fax. (031) 8432050

CARA MENJADI JURAGAN BAKSO

MUDAHNYA MENJADI JURAGAN BAKSO DENGAN ONE DAY TRAINING DAN WORKSHOP DI TRISTAR CULINARY INSTITUTE


     Wirausaha dalam penjualan bakso memang seakan-akan tak pernah sepi akan peminatnya. Hal itu bisa dilihat dengan banyaknya penjual bakso yang bermunculan baik berupa depot ataupun pedagang kaki lima. Fenomena semacam ini memperlihatkan bahwa bakso terutama bakso sapi memang semakin diminati para konsumen. Tak hanya itu saja, bakso kini sudah banyak dijual dalam kemasan berupa frozen food. Dengan berbagai alasan tersebut, maka kali ini Tristar Culinary Institute yang menggandeng Yuyun Alamsyah selaku penulis dan praktisi pangan dari Jakarta mengadakan acara yang bertajuk “One Day Training dan Workshop Menjadi Juragan Bakso”.

Acara training dan workshop ini bertempat di lantai 3 Tristar Culinary Institute yang beralamatkan di Jl. Raya Jemursari 234 Surabaya. Training sekaligus workshop yang diadakan selama 2 hari yaitu pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2010 ini dimulai pada pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB.Adapun tujuan diadakannya acara training dan workshop ini adalah untuk membuka kesempatan bagi setiap orang yang ingin menjadi pengusaha bakso baik yang berskala gerobak hingga resto, baik rumahan hingga skala pabrik.



Dengan mengikuti acara training dan workshop ini, para peserta tidak hanya akan mendapatkan ide resep praktis membuat bakso tetapi juga diajarkan teknologi tepat guna dan cara cepat membuka usaha bakso daging. Materi yang diberikan dalam training dan workshop ini memang difokuskan pada pembuatan bakso daging dikarenakan bakso daging paling populer dibandingkan dengan bakso dari bahan lainnya.Training dan workshop pada hari pertama kali ini diikuti oleh 24 peserta yang tidak hanya datang dari Surabaya dan sekitarnya. Bahkan ada seorang peserta yang rela datang jauh-jauh dari Papua hanya untuk mengikuti acara ini.

          Dalam acara training dan workshop ini, terlebih dahulu para peserta diberikan penjelasan materi yang meliputi bagaimana mengenal pasar bakso daging, mengenal additive dan tepung untuk bakso, manajemen praktis pembuatan bakso yang tepat, mengemas dan mengawetkan bakso, mengitung harga bakso dan analisa usaha serta diberikan beberapa pilihan resep bakso. Selain itu para peserta juga diberikan free talkshow yaitu konsultasi gratis dengan Yuyun selaku pembicara dalam acara ini. Untuk menjadi seorang juragan bakso, Yuyun memberikan langkah-langkah mudah untuk bisa diikuti. Adapun langkah-langkah tersebut antara lain bermimpi menjadi juragan atau pengusaha bakso, mengetahui pasar dan persaingan usaha bakso, menentukan jenis dan skala usaha sesuai dengan modal, menentukan segementasi, positioning dan diferensiasi, mempelajari teknik pembuatan bakso sesuai dengan yang diinginkan, membuat rencana usaha dan memulainya.Pada dasarnya peluang usaha bakso secara garis besar dibedakan menjadi 2 hal yaitu usaha bakso daging siap saji dari tingkat gerobak, counter hingga resto yaitu dengan menjual bakso kuah siap saji dan usaha bakso daging dalam bentuk kemasan dan curah yang digunakan untuk kebutuhan pasar non siap saji. Dengan peluang tersebut maka menjadikan bakso memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan.        
                         
     Setelah penjelasan materi yang disampaikan selama ± 2,5 jam selesai diberikan, maka kini para peserta diajarkan cara membuat bakso. Tujuan diberikannya resep pembuatan bakso dalam acara training dan workshop ini agar para peserta yang ingin membuat bakso mendapatkan ukuran bahan bakso yang tepat. Hal ini dikarenakan kini banyak sekali beredar bakso yang mengandung bahan pengawet berbahaya bagi kesehatan.Dalam praktik pembuatan bakso ini para peserta training dan workshop dapat melihat secara langsung langkah-langkah pembuatan bakso. Selaku pembicara, Yuyun memberikan penjelasan langkah-langkah pembuatan bakso yang benar serta memberikan berbagai tips-tipsnya. Adapun beberapa jenis bakso yang dipraktikkan kali ini meliputi bakso daging murah meriah, bakso daging murah anti susut, bakso urat, bakso gepeng, bakso daging halus kress dan kuah bakso sapi.




Pembuatan bakso ini tak hanya diajarkan secara manual tetapi juga diajarkan cara membuat bakso dengan menggunakan mesin. Jenis mesin yang diperlukan untuk membuat bakso antara lain mesin mincer (untuk mencincang daging), mesin mixing (untuk mencampur adonan), mesin pencetak bakso dan mesin sealer atau vacuum (untuk mengemas bakso). Pada dasarnya membuat bakso baik secara manual ataupun menggunakan mesin adalah daging digiling terlebih dahulu kemudian dicampur dengan bahan lainnya, dibentuk dan direbus.
                        

               
     Di akhir acara training dan workshop ini, para peserta bisa langsung mencicipi bakso hasil praktik dan membawanya pulang. Para peserta sangat puas dengan jalannya training ini. Bahkan seorang peserta asal Papua, Linca ingin segera membuat bakso dalam kemasan untuk dipasarkan. “Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini karena banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan seputar pembuatan bakso. Sebenarnya saat ini saya sudah memiliki usaha penjualan bakso berupa 10 gerobak bakso. Dengan mengikuti training ini saya ingin segera mengembangkan usaha dengan berjualan bakso dalam kemasan” ujar Linca menjelaskan. Dengan banyaknya peserta yang mengikuti training dan workshop di Tristar Culinary Institute ini semakin membuktikan bahwa Tristar Culinary Institute merupakan tempat yang sangat tepat untuk mempelajari berbagai hal seputar dunia kuliner./nv




Cara Membuat Bakso - Teknik Memprodksi Bakso:


BAHAN UTAMA

Daging Sapi.

Pilih daging sapi yang masih segar, bahkan yang masih berdarah. Daging sapi yang bebas urat dan sedikit lemak seperti daging lemusir dan gandik akan menghasilkan bakso yang terbaik mutunya. Bisa juga dipakai daging penutup, paha depan, atau daging iga. Untuk bakso urat, pilih daging sengkel. Makin segar makin baik, karena daging sapi yang segar akan meghasilkan bakso yang kualitasnya terjamin & pasti kenyal hasilnya.

Ikan.
Pilih jenis ikan yang berdaging putih seperti tenggiri, kakap, kerapu, belida, atau ikan gabus. Selain hasilnya tampak bersih (tidak gelap), tekstur baksonya pun lebih kenyal. Sebab ikan berdaging putih umumnya memiliki kandungan protein aktin dan myosin cukup tinggi yang membuat daging ikan lebih padat, kompak dan mudah dibentuk (tidak buyar). Bakso ikan yang bermutu baik berwarna putih, mengkilap dengan tekstur kenyal, halus dan tidak berserat.

Udang
Pilih udang yang segar, buang sungutnya yang panjang, kepala dan kulitnya, Remas -remas udang secara hati-hati dengan garam, lalu cuci bersih, baru cincang halus.

Ayam
Daging ayam tidak sekenyal daging sapi, tetapi kini banyak yang memanfaatkannya untuk bakso. Yang digunakan adalah daging ayam tanpa tulang. Pilih ayam yang sehat, segar dan tidak terlalu tua.

TEKNIK MEMBUAT BAKSO.

Membuat Adonan.

Untuk membuat adonan bakso, potong-potong kecil daging, kemudian cincang halus dengan menggunakan food processor atau blender, untuk sekala industri bisa memakai blender industri atau mesin cacah daging (big food cut up machine).

Apabila anda menggunakan daging yang masih fresh, meskipun tanpa pengenyal bakso, hasil nya akan kenyal, tetapi bila anda menggunakan daging beku atau daging yang kurang segar, anda bisa menambahkan sedikit pengenyal bakso - phosmix MP yang Food Grade (diperbolehkan dinas kesehatan) & dosis pemakaiannya sesuai dengan buku pedoman pemakaian Bahan Tambahan Pangan dari Dinas Kesehatan.





Untuk menghaluskan daging bakso dengan cepat menggunakan Blender Daging Industri. Dengan Mesin Blender Bakso, Adonan halus dalam hitungan menit. Blender industri bagian pinggirnya dilengkapi dengan tempat untuk menaruh es batu, sehingga adonan yang diblender temperaturnya tetap dingin, sehingga protein daging tidak rusak & hasil bakso bisa kenyal.

Uleni dengan es batu atau air es (10-15% berat daging) dan garam (dan bumbu lain) sampai menjadi adonan yang kalis dan plastis sehingga mudah dibentuk. Proses pencampuran ini dalam sekala industri bisa memakai Blender Daging untuk Industri ( dengan pendingin disamping) atau bisa juga menggunakan bowl cutter mixer (mesin cacah bakso yang seperti dipergunakan di pasar tradisional, tapi terbuat dari stainless, biasa juga disebut dengan mesin Big Food Cut Up Machine).






Sedikit-sedikit tambahkan tepung kanji agar adonan lebih mengikat. Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat daging, agar cita rasa daging tetap menonjol. Untuk sekala industri, sebagian dari tepung kanji yang digunakan bisa diganti dengan tepung modifikasi (modified starch ultrabond), hasil bakso akan lebih kompak & kenyal, meskipun memakai daging ayam atau ikan.

Anda bisa berkreasi dengan mencampur atau menambahkan bahan lain ke dalam adonan bakso untuk mendapatkan tekstur atau cita rasa yang lain. Misalnya, campur daging ayam dengan udang atau jamur cincang.

Bahan lain yang bisa dipadu dengan daging, antara lain putih telur, tepung panir, biscuit keju atau biscuit asin lainnya, soun, tahu, daun bawang, bawang Bombay, dll. Agar cita rasa bahan utama tetap menonjol, tambahkan bahan lain sedikit saja.

Membentuk Adonan

Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, Anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok. Ambil adonan dengan sendok, lalu bentuk bulat dengan bantuan sendok satu lagi. Bagi mereka yang mahir bisa menggunakan tangan. Ambil segenggam adonan, remas dan tekan kearah ibu jari. Adonan yang keluar dari antara ibu jari dan telunjuk akan membentuk bulatan.

Agar adonan tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda. Adonan yang sudah dibentuk sebaiknya langsung direbus atau masukkan ke dalam air mendidih hingga matang. Tandanya : bola-bola bakso akan mengapung di permukaan air. Perebusan bakso biasanya berlangsung 10-15 menit. Setelah diangkat, tiriskan, dinginkan pada suhu ruang.

Mencetak Bakso dengan Mesin Cetak Bakso - Meat Ball Forming Machine.








Memakai Mesin Pencetak Bakso akan menghemat Tenaga & Waktu, karena mesin pencetak bakso kapasitasnya 18.000 pentol bakso/jam.Selain itu dengan menggunakan mesin bakso, lebih higienis & ukuran baksonya seragam.









Bakso yang tercetak dari Mesin Pencetak Bakso langsung turun ke bak yang berisi air hangat yang telah ditambah dengan polish alum kristal, sehingga kulit bakso lebih mudah terbentuk & permukaannya menjadi halus, bakso tidak akan gepeng meskipun bersenggolan dengan bakso yang lainnya. Hasil bakso seragam besarnya.







MENYIMPAN BAKSO.

Walaupun tanpa pengawet, bakso dapat bertahan kurang lebih 1 bulan. Bila ingin menyimpan
bakso, perhatikan beberapa hal berikut:

Jika disimpan dalam lemari es (chiller), sebaiknya taruh bakso dalam wadah tertutup atau
kantong plastik. Bakso tahan disimpan 5 hari.

Jika disimpan dalam freezer, taruh dalam kotak plastik atau kantong plastik tebal dan tutup
rapat.

Lebih baik lagi jika bakso ditaruh dalam wadah plastik Nylon yang kedap udara (vacuum pack),
tahan disimpan selama 1 bulan atau lebih.

Untuk pengemasan Kedap udara bisa menggunakan mesin mini vaccum packaging atau mesin pengemas vacuum untuk industri.



Mesin Pengemas Vacuum Mini
Mesin Pengemas Vacuum untuk Industri - Vacuum Pacaging Machine





Untuk hasil bakso yang tahan lama, bisa anda tambahkan sedikit pengawet bakso: potassium sorbate yang Food Grade, dengan dosis sesuai dengan Buku Pendoman Tambahan Bahan Pangan yang diperbolehkan oleh Dinas Kesehatan.

Sebelum diolah menjadi hidangan, cuci lebih dulu bakso dalam air hangat.



Buku Bahan Tambahan Pangan Dep Kes








Buku Materi Penyuluhan Perusahaan Makan & Minuman Industri Rumah Tangga.

-Penggunan Bahan Tambahan Makanan Sesuai Dep Kes, berikut keterangan Fungsi Bahan, Dosis Penggunaan.
(Antioksidan, Anti Kempal, Pengatur Keasaman, Pemanis Buatan, Pemutih & Pematang Tepung, Pengemulsi, Pemantap, Pengental, Pengawet, Pengeras, Pewarna, Penyedap Rasa & Aroma, Penguat Rasa>), Sekuestran.


-Tata Cara Label Makanan
-Bakteri Penyebab Keracunan
-Hygiene Pengolahan
-Hygiene Kesehatan Karyawan
-Cara memperoleh air yang Sehat.
-Pencucian dan Desinfeksi


Daftar Bahan yang dilarang dipergunakan dalam Makanan

Sesuai dengan Peraturan Dinas Kesehatan Republik Indonesia. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan.
Gabungan Pengusaha Makanan & Minuman Jatim.

Link yang berhubungan dengan Produksi Bakso:

Video Cara Kerja Mesin Cetak Bakso ***Pelatihan Untuk Membuat Bakso - 085731051010 ***Blender Bakso - Mesin Cacah Daging Bakso -08585483381. 021-70288024***Mesin Pencetak Bakso Kualitas Bagus Harga Murah 088803211729 *** 021-68767670***Pengenyal Bakso - Posmix MP 08123040593 ***VCD Cara Membuat Bakso 081332004197 ***Big Food Cut Up Machine/ Bowl Cutter Mixer
/Mesin Cacah Bakso*** Cara Membuat Bakso - Resep Bakso ***Mesin Pengemas Bakso - Vacuum Packaging Machine***Mesin Pengemas Vacuum Mini***Product List Tristar Machinery 031-8708071 *** 021-70288024